Tuesday, 12 February 2019

BELAJAR MATEMATIKA: AKTIVITAS ANAK USIA 2 TAHUN


Banyak orang tua yang masih memandang kalau mengajarkan Matematika dasar berarti mengajarkan anak mengenai penjumlahan. Biasanya kalau anak sudah masuk sekolah, si bapak iseng bertanya, “ nak satu ditambah dua sama dengan berapa?”. Atau yang lebih dasar lagi bertanya urutan angka satu sampai sepuluh. Jika si anak sudah mahir menghafal, itu tandanya ia sudah pandai matematika. Itu pandangan orang awam.

Sekarang pandangan orang tua sudah semakin maju. Kemudahan untuk mendapatkan informasi mendorong orang tua untuk menstimulus kemampuan matematika anak sejak dini. Tak hanya itu, pandangan orang tua mengenai matematika kini sudah meluas. Matematika tidak hanya mengenal angka saja, pun juga menganl besaran, bentuk, dan pola yang bisa diajarkan kepada anak sebelum memasuki usia sekolah.

Untuk mengetahui tahap perkembangan matematika anak sesuai usianya, kini kita bisa melihat acuan dari Permendikbub PAUD mengenai tahap pencapaian perkembangan anak. Disitu dengan jelas dan singkat dituliskan kemampuan logis apa yang semestinya dilewati oleh anak-anak sesuai usianya.
Kalau susah mencari, silahkan klik dibawah ini:

Tingkat Perkembangan Anak Permendikbud PAUD

Nah, kali ini saya akan membagikan pengalaman bagaimana menstimulus kemampuan matematika logis Archy, anak saya yang berusia 2 tahun. Awalnya saya buat lesson plan, yaitu rencana belajar selama 10 hari kedepan. Karena kegiatan ini juga merupakan bagian dari tugas kelas Bunda Saya Ibu Profesional level 6.

Bagi yang belum tahu seperti apa lesson plan itu, silahkan klik link dibawah ini ya J

Baiklah, hari pertama saya membuat ide kegiatan tentang mengenal angka dasar. by the way, tingkat pencapaian kemampuan logis apa saja ya yang dilewati anak usia 2 tahun?

Tingkat pencapaian kemampuan logis anak usia 2 tahun:
·         Memahami konsep ukuran besar-kecil dan panjang-pendek
·         Mengenal bentuk dasar (segitiga, segiempat, dan lingkaran)
·         Memahami simbol angka
·         Memahami pola

Ok, ide kegiatan ini saya beri nama “Bug Jumping”. Ide ini saya ATM (amati, tiru, modifikasi) dari Pinterest dan kemudian saya praktekan di rumah.
DIY BIG JUMPING


Bahan yang diperlukan:
-          Kertas karton
-          Spidol/crayon
-          Lego

Ceritanya, si capung meloncat terlalu tinggi dan ia sedang tidak bisa menggunakan sayapnya. Kita bantu si capung untuk turun ke bawah. Caranya kita harus membuatkan tangga untuk si capung. Kita hitung, perlu berapa lego-kah untuk membantu capung turun dari atas?

Dari situ kita bisa ajak anak untuk menghitung jumlah lego yang diperlukan untuk menyusun tangga. Sederhana dan menarik bukan? Yuk, kita coba praktekan Bug Jumping bersama buah hati anda di rumah J
Menghitung jumlah lego yang digunakan untuk membangun tangga



#haripertama
#Tantangan10hari
#Level6
#KuliahbunsayIIP
#Ilovemath
#Matharoundus
#ThinkLogic

0 comments:

Post a Comment